
Pesan Shiro:
Mbeeek... Mau ringtone suara kambing??? Buruan Download..
Posting ini saya tulis bukan untuk memberitahukan anda tentang wilayah hukum indonesia di internet, tetapi karena saya ingin bertanya seperti apakah wilayah hukum Indonesia di Internet itu? Kenapa saya memposting hal ini? alasannya adalah beberapa waktu yang lalu, saya dan teman saya Tomy mendiskusikan tentang Rancangan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (RUU ITE). Nah, di salah satu pasal yang ada di dalamnya yakni pasal 2 berbunyi:
Undang-undang ini berlaku untuk setiap Orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam undang-undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia
Dari kalimat tersebut, terdapat hal yang janggal bagi saya yakni: sebenarnya wilayah hukum indonesia di Internet itu seperti apa sih?
Saya punya beberapa asumsi di antaranya:
- Segala macam halaman web yang dikelola oleh orang indonesia
- Segala macam halaman web yang berbahasa Indonesia
- Segala macam halaman web yang dapat diakses dari indonesia
- Gabungan dari ketiganya: halaman web yang dikelola oleh orang Indonesia, berbahasa Indonesia, dan dapat di akses oleh orang Indonesia.
Nah itu dia yang membuat saya tambah bingung. Kalau yang dmaksud adalah halaman web yang dikelola oleh orang Indonesia, maka bagaimana jika web tersebut dikelola oleh orang luar tetapi target marketnya adalah orang Indonesia? lalu kalau yang dimaksud adalah web yang berbahasa Indonesia, lalu bagaimana dengan web berbahasa inggris yang dikelola oleh orang Indonesia? atau kalau halaman yang dapat di akses oleh orang indonesia, bagaimana jika web tersebut buatan orang indonesia, menggunkan bahasa asing dan target marketnya bukan orang indonesia, tapi segala macam aktifitas administrasi dilakukan di indonesia. Haduh… saya jadi makin binun. jangankan saya, master blogger cosaranda saja ikutan binun dengan RUU ITE ini.
Dari kalimat yang saya blogquote-kan tersebut, dapat pula saya pahami: jika hal seperti kejahatan cyber yang dilakukan oleh orang indonesia, tapi tidak berakibat bagi orang Indonesia berarti tidak apa-apa. contoh: saya mendeface situs milik orang malay, tapi saya lakukan dari Indonesia. Nah kan tidak merugikan orang Indonesia. Bingungku jadi makin tak tertahankan nih!! mending buat postingan tentang cyborg dari pada binun terus.
Waduh Pak Nuh,, gimana Nih? Saya kok binun gini.
*berharap pak Nuh iku komen*
Ada yang punya ide gak?? bantuin ya..
[shirogadget tempat review gadget termasuk Undang-undang transaksi Gadget Online]
Tags: gadget, opini, shirogadget, Ruu ITE
Shirogadget.Com adalah sebuah blog yang memberikan informasi mengenai Gadget, Peripheral, Aksesoris, dan Teknologi Terbaru Lainnya. Anda bisa berpartisipasi dan mengirimkan tulisan anda dengan terlebih dahulu menjadi kontributor. Baca selengkapnya 



kalo mau tau isi RUU tsb, bisa di donlod di http://www.filecows.net/download/fTRyKCZ4UEzvFHrpiGC0/ruu_ite_final.doc.html
punya nya mas cosa
mm saya rasa cukup jelaskan UU ITE itu, mmntar deh saya dalami lebih detil lagi :D
Hallo, salam kenal om shiro, thanks dah mampir ke blogku…
Kalo dari apa yang saya lihat, UU ini berlaku bagi :
1. Undang-undang ini berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam undang-undang ini, yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia
Jadi gak perlu disempitkan, intinya kalimat ini mencakup dampak bagi objek “setiap orang” (WNI ataupun non WNI) yang melakukan hukum sebagaimana diatur dalam UU ini.
trus kemudian dikuatin dengan kalimat lanjutannya
2. Yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia.
Jadi mungkin lengkapnya gini, objek hukum UU ini adalah : siapapun yang merugikan kepentingan indonesia, baik ia WNI/non WNI (setiap orang), baik ia berada diIndonesia ataupun diluar wilayah hukum indonesia (karena internet itu sifatnya global dan tanpa batas, jadi gak mungkin dapat dibatasi oleh sebuah wilayah hukum negara), dan melakukan perbuatan hukum sesuai apa yang diatur didalam UU ini (transaksi internet ataupun transaksi elektronik lainnya).
Nah, kalo sampe sini sih dah cukup jelas banget siapa objeknya…dan gak ada batasan wilayah disitu, pokoknya siapapun yang berkaitan dengan indonesia dalam hal melakukan transaksi elektronik/internet maka dialah objeknya.
pertanyaannya, bagaimana penerapannya, dah jelas banget kalo UU itu gak bisa berdiri sendiri, artinya pasti bakal ada perangkat hukum lain yang bakal ditelurkan (PP, Inpres, etc) yang juga memiliki kekuatan hukum yang sama seperti UU yang bakal nguatin suatu UU. Denger-denger udah ada 9 PP yang dah disiapin…siap-siap aja heboh lagi :D
Nah, kalo keheranan saya justru terletak pada (kalo anda dah baca keseluruhan UU tersebut), segala hal yang menyangkut transaksi elektronik (TTanda tangan digital, transaksi digital, dll) itu dijabarkan dengan sangat terperinci…tapi begitu beralih ke pasal pelanggaran-pelanggaran termasuk soal lendir :D….hampir semua point pasal…absurd dan gak jelas siapa, apa dan bagaimana-nya…hahahaha….saya rasa pemerintah sengaja banget bikin hal tersebut jadi gak jelas banget, biar UU tersebut jadi bisa dibuat dinamis jikalau sewaktu-waktu dibutuhkan :D
@Haris
dan kebetulan juga banyak spam betulan yang muncul (jualan viagra).
sorry mas haris, komentar anda tidak langsung keluar karena dianggap spam.
Saya setuju, mungkin UU tsb sengaja dibuat abstrak biar bisa “dimainkan” suatu saat nanti. Dimainkan untuk hal yang baik lho..
hehehe…gpp mas,thx dah di approve commentku, kalo yang ‘dimainkan’ cuma UU-nya sih boda amat deh…tapi kalo ntar kita yang ‘dimainin’ wah…mana bisa dianggap baik :D
[...] mungkin. Yang pasti pembajakan ini semakin menantangPemerintah terjadap konsistensinya menegakkan UU ITE. addthis_url = ‘http%3A%2F%2Fshirogadget.com%2Fsitus-pemkab-jembrana-di-hack%2F’; addthis_title = [...]
terima kasih sudah singgah ke blok aku teman.ilmu saya masih sangat kurang teman n saya mau teman² mau bantu saya untuk memasarkan bisnis saya.yah sapa tau rejeki kita bersama sama. bisnis yg saya geluti lihat saja di http://www.mayindra366.wordpress.com. sekali lagi terima kasih
[...] Wilayah Hukum Indonesia di Internet (7) [...]
AYO TERUS SEMANGAT, TEGAKKAN HUKUM DI INDONESIA
maju trz ina
seharusnya pemerintah ina tdk diam saja
knp kebudayaan kita diambil n ia menganggap kebudayaan dy
jgn bznya sntai n korupsi sprti MOUSE
trzlah melangkah indonesia n tgkkan hukum yg adil
beberapa asumsi di antaranya:
1. Segala macam halaman web yang dikelola oleh orang indonesia
2. Segala macam halaman web yang berbahasa Indonesia
3. Segala macam halaman web yang dapat diakses dari indonesia
4. Gabungan dari ketiganya: halaman web yang dikelola oleh orang Indonesia, berbahasa Indonesia, dan dapat di akses oleh orang Indonesia.
Bagaimana kalo mencontoh konsep hukum luar negeri yang sudah duluan menggunakannya? Sepertu US dan UK?
salah besar semuanya yang perlu dipahami adalah jika sampai undang undang tersebut keluar maka orang indonesia ga boleh akses internet. karena semua yang berhubungan dengan internet pasti akan ada yang dirugikan dan diuntungkan, itu sudah hukum alam. nah klo kita tidak belajar dari kesalahan kapan kita akan maju bro